~ Penggolongan Motif Batik ~

kataloggambar00545enlargePada hakikatnya, motif batik tradisional dapat dibedakan menjadi 2 kelompok besar, yaitu motif geometris dan motif nongeometris. Motif goemetris (ragam hias ilmu ukur), berawal dari ketentuan tertentu, seperti berujud garis-garis, segitiga, segi empat, cêplok, dan sebagainya. Ragam hias yang termasuk motif geometris adalah motif banji, cêplok, kawung, anyaman dan limar, dan garis miring atau parang dan udan liris. Motif nongoemetris adalah ragam hias yang tidak terikat oleh bentuk-bentuk ilmu ukur dan biasanya tersusun dari ornamen tumbuh-tumbuhan, seperti: motif semen dan buketan-terangbulan, meru, pohon hayat, candi, binatang, burung, garuda, ular atau naga.6

Motif semen tersebut dapat digolongkan menjadi 3 macam, antara lain sebagai berikut.
1) Motif semen yang tersusun dari ornamen tumbuh-tumbuhan, yaitu: bagian bunga atau kuncup dan daun.
2) Motif semen yang tersusun dari ornamen tumbuh-tumbuhan dan binatang, yaitu: bagian bunga atau kuncup dan daun, serta binatang.
3) Motif semen di mana bentuk ornamennya berupa tumbuh-tumbuhan, binatang dan lar-laran atau binatang bersayap.

~ by thebatiksolo on March 25, 2009.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: